Sinusitis adalah peradangan pada rongga sinus — ruang kecil berisi udara di sekitar hidung — yang biasanya terjadi akibat infeksi. Meski sering disalahartikan sebagai pilek biasa, sinusitis dapat menyebabkan rasa tidak nyaman yang mengganggu aktivitas, seperti hidung tersumbat parah, nyeri wajah, hingga sakit kepala berulang.

Sinusitis menular bukan karena virusnya menyebar langsung, tetapi karena penyebab awalnya sering berasal dari infeksi saluran pernapasan, seperti flu. Itu sebabnya banyak orang menganggapnya sama, padahal sinusitis punya risiko dan penanganan berbeda.
Sekilas, sinusitis terlihat seperti pilek biasa: hidung meler, batuk, dan kepala terasa berat.
Tapi di balik gejala umum itu, sinusitis bisa berubah menjadi masalah besar bila dibiarkan.
Sinus adalah ruang kecil yang seharusnya dipenuhi udara. Namun saat terjadi infeksi atau alergi, rongga ini dipenuhi lendir dan bengkak. Kondisi ini membuat bakteri lebih mudah berkembang. Inilah yang membuat sinusitis bisa berulang dan lebih sulit sembuh jika tidak ditangani dengan tepat.

Mengapa Sinusitis Bisa Sangat Mengganggu?
Ketika pembengkakan terjadi di area sinus, tubuh akan memberikan sinyal melalui gejala seperti:
-Hidung mampet atau meler terus-menerus
-Tekanan atau nyeri di sekitar pipi, dahi, atau pangkal hidung
-Sakit kepala yang muncul berulang
-Lendir kental dan berwarna
-Rasa lelah dan tidak enak badan
Pembengkakan di sinus bukan hanya membuat sulit bernapas, tetapi juga memengaruhi fungsi penciuman, kualitas tidur, dan stamina harian.
Tak heran banyak orang merasa drop, pusing berkepanjangan, dan sulit fokus saat mengalami sinusitis.
Bahaya yang Sering Diabaikan
Sebagian kasus sinusitis memang bisa membaik sendiri.
Namun pada kondisi tertentu — terutama bila terjadi berulang atau berlangsung lebih dari 10–14 hari — sinusitis bisa berkembang menjadi masalah serius seperti:
-Infeksi bakteri yang lebih berat
-Penyebaran infeksi ke mata (orbital)
-Gangguan tidur kronis
-Penurunan kualitas hidup karena sakit kepala terus-menerus
Orang dengan riwayat alergi, polip hidung, atau sering terkena flu berisiko lebih tinggi mengalami sinusitis berulang.
Sinusitis Mudah Menyebar?
Bukan sinusitisnya yang menular, tetapi infeksi penyebab awalnya.
Virus flu atau infeksi pernapasan yang menjadi pemicu bisa menyebar lewat batuk, bersin, atau kontak dengan permukaan yang terkontaminasi.
Karena itu kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dan menutup mulut saat batuk adalah langkah penting untuk mencegah penularan.
Lindungi Diri Sebelum Terlambat
Sinusitis dapat dicegah dan dikendalikan.
Langkah sederhana seperti:
-Istirahat yang cukup
-Minum air lebih banyak
-Menghindari pemicu alergi
-Menjaga kebersihan lingkungan
-Menggunakan masker saat di luar rumah
dapat membantu mencegah sinus meradang kembali.
Untuk kasus yang lebih sering kambuh, pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sangat diperlukan.
Konsultasikan keluhan sinusitis Anda kepada Dokter Umum di Klinik Atlantis untuk diagnosis tepat dan perawatan yang sesuai. Reservasi via Whatsapp Klinik Atlantis 081-1613-1718
